![]() |
| Foto : Ist. |
Melansir dari EkoraNTT Kepala SDN Ulu Belang, Lena Lensiana Ije membenarkan bahwa aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolahnya diberhentikan sementara.
Akibatnya, sebanyak 131 siswa tidak bisa ke sekolah dan 12 guru ikut terdampak dugaan keracunan itu.
“Ada 12 guru yang terdampak, yang tidak ke sekolah ada 6 orang,” ujarya seperti dikutip dari EkoraNTT, Jumat (13/02/2026).
Menanggapi hal tersebut Ketua Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) yang juga merupakan putra asli Satarmese mengecam keras insiden tersebut.
Menurutnya presiden Prabowo Subianto terlalu memaksa jalannya program MBG untuk anak-anak sekolah padahal pasca program MBG berjalan hampir setiap provinsi terjadinya keracunan MBG.
Ia meminta program MBG segera di hentikan karena banyak anak-anak sekolah menjadi korban dari program MBG, sebelum ada korban yang lebih parah dan lebih banyak program MBG mestinya segera di hentikan.
"Program ambisius Prabowo-Gibran yang katanya untuk memperbaiki gizi anak-anak tapi yang ada malah semakin banyak anak-anak keracunan akibat mengkonsumsi makanan bergizi gratis (MBG)," pungkasnya.
"Dengan kondisi, kami mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran untuk segera menghentikan program MBG yang telah merenggut banyak korban," tegasnya.
Lebih lanjut, Jimi Saputra mendesak Prabowo-Gibran untuk menghentikan program MBG alihkan ke program pendidikan gratis, apa lagi baru-baru ini putra NTT asal Kabupaten Ngada memilih bunuh diri akibat tidak mampu membeli alat tulis dan buku tulis.
Lebih lanjut, Jimi Saputra mendesak Prabowo-Gibran untuk menghentikan program MBG alihkan ke program pendidikan gratis, apa lagi baru-baru ini putra NTT asal Kabupaten Ngada memilih bunuh diri akibat tidak mampu membeli alat tulis dan buku tulis.
"Program MBG ini hanya menjadi proyek orang-orang dekat presiden dan sama sekali tidak mendukung UMKM maupun petani," imbuhnya.
"Ratusan anak sekolah yang terus keracunan akibat MBG harus menjadi bahan evaluasi bahwa program MBG ini tidak sehat dan harus dihentikan," tutupnya.
*(red)



