Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita


Bertahun-tahun Jembatan Penyeberangan Gunakan Bambu, Warga Desak Pemkab Mabar dan Pemdes Pong Kolong Tak Tutup Mata

February 05, 2026 Last Updated 2026-02-05T12:56:28Z

Foto : Jembatan penyeberangan di Desa Pong Kolong yang menghubungkan Kecamatan Pacar dan Kecamatan Welak.
Corong Demokrasi,- Warga Desa Pong Kolong, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat (MABAR) protes kondisi akses jalan yang memprihatinkan. Jalan penyebarangan yang terletak di Desa Pong Kolong, Dusun Lete bertahun-tahun tak mendapat perhatian dari pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat.

Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat, sebagai alternatif atas abainya pemerintah daerah Mabar dan pemerintah Desa Pong Kolong, masyarakat memakai bambu sebagai jembatan penyeberangan.

Jembatan penyeberangan itu panjang sekitar 4 meter melintas diatas sungai yang cukup dalam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jembatan penyeberangan itu menghubungkan Kecamatan Pacar dan Kecamatan Welak.

Jalur ini menjadi satu-satunya akses utama bagi anak sekolah dan masyarakat setempat untuk menjual hasil komoditi.

Salah satu masyarakat setempat yang dikonfirmasi melalui media Corong Demokrasi, Kamis (05/02/2026) berharap segera menjadi perhatian pemerintah daerah Manggarai Barat.

"Ini satu-satunya akses anak sekolah dan masyarakat untuk keperluan ekonomi. Apalagi saat ini musim hujan disertai angin kencang dan juga banjir ketika jembatan ini terbawa banjir masyarakat dan anak-anak sekolah terisolasi," ujar sumber tersebut.

"Kami berharap Pemda Mabar dan Pemdes Pong Kolong tidak tinggal diam dengan kondisi ini," pungkasnya.

Pembangunan infrastruktur ini bukan sekadar soal aspal, melainkan soal menjamin keselamatan anak-anak di kampung ini dalam menuntut ilmu demi masa depan bangsa. 

"Besar harapan saya agar aspirasi ini menjadi prioritas pembangunan Pemda Mabar dan Pemdes Pong Kolong di tahun ini," tutupnya.

*(red)


×
Berita Terbaru Update