![]() |
| Foto : GMNI Cabang Bima Menyalurkan Bantuan Bagi Korban Gempa di Manggarai Timur |
Corong Demokrasi — Solidaritas terhadap warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, terus berdatangan.
Kali ini, kepedulian tersebut datang dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bima, Nusa Tenggara Barat.
Sejak 1 September, kader-kader GMNI Cabang Bima hadir langsung di tengah masyarakat terdampak bencana.
Mereka menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus melakukan pendampingan bagi warga di Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako dan obat-obatan. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan kader GMNI Cabang Bima selama tujuh hari di sejumlah wilayah, yakni Bima, Bolo, dan Madapangga.
Ketua GMNI Cabang Bima, Rifki Pratama, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Menurut Rifki, kehadiran kader GMNI di Ronting bukan semata-mata untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama anak bangsa.
“Kami datang bukan membawa banyak, tapi membawa rasa empati, rasa senasib sepenanggungan sebagai anak bangsa,” ujar Rifki.
Ia menegaskan, sebagai kader Marhaen, GMNI tidak ingin tinggal diam ketika masyarakat mengalami musibah.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako dan obat-obatan. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan kader GMNI Cabang Bima selama tujuh hari di sejumlah wilayah, yakni Bima, Bolo, dan Madapangga.
Ketua GMNI Cabang Bima, Rifki Pratama, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Menurut Rifki, kehadiran kader GMNI di Ronting bukan semata-mata untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama anak bangsa.
“Kami datang bukan membawa banyak, tapi membawa rasa empati, rasa senasib sepenanggungan sebagai anak bangsa,” ujar Rifki.
Ia menegaskan, sebagai kader Marhaen, GMNI tidak ingin tinggal diam ketika masyarakat mengalami musibah.
![]() |
| Foto : GMNI Cabang Bima Bantu Warga Terdampak Membersihkan Material Bencana |
Menurutnya, solidaritas harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat membutuhkan dukungan dalam menghadapi bencana.
“Ini bukti bahwa dari Bima, api solidaritas tetap menyala untuk Indonesia,” katanya.
Selain menyalurkan bantuan logistik, kader GMNI Cabang Bima juga terlibat langsung dalam pendampingan masyarakat terdampak selama sembilan hari sejak 1 September.
Pendampingan tersebut dilakukan melalui sejumlah kegiatan, di antaranya trauma healing bagi warga terdampak serta membantu proses pembersihan di sejumlah lokasi yang terkena dampak gempa.
Kehadiran GMNI Cabang Bima di Ronting menjadi bagian dari upaya organisasi tersebut untuk tidak hanya hadir pada saat penyaluran bantuan, tetapi juga ikut mendampingi masyarakat selama proses pemulihan pascabencana.
(AR)
“Ini bukti bahwa dari Bima, api solidaritas tetap menyala untuk Indonesia,” katanya.
Selain menyalurkan bantuan logistik, kader GMNI Cabang Bima juga terlibat langsung dalam pendampingan masyarakat terdampak selama sembilan hari sejak 1 September.
Pendampingan tersebut dilakukan melalui sejumlah kegiatan, di antaranya trauma healing bagi warga terdampak serta membantu proses pembersihan di sejumlah lokasi yang terkena dampak gempa.
Kehadiran GMNI Cabang Bima di Ronting menjadi bagian dari upaya organisasi tersebut untuk tidak hanya hadir pada saat penyaluran bantuan, tetapi juga ikut mendampingi masyarakat selama proses pemulihan pascabencana.
(AR)




