![]() |
| Foto : Akses jalan utama Pogol menuju Mataroang, Kec. Macang Pacar, Kab. Manggarai Barat rusak parah. |
Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat Desa Lewat dan Desa Rego, Kecamatan Macang Pacar, namun tidak mendapat perhatian dari pemerintah Desa maupun pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Sebagai bentuk protes atas minimnya perhatian pemerintah, masyarakat ramai-ramai menanam padi di tengah-tengah jalan yang berbentuk sawah.
Menyikapi kondisi itu, Jibril, salah satu putra daerah Desa Lewat angkat bicara.
Ia mengatakan bahwa selama beberapa periode kepemimpinan kepala Desa Rego dengan anggaran Dana Desa mencapai miliaran tidak sedikitpun yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi akses vital masyarakat.
"Pemerintah desa Rego hanya tutup mata dengan kondisi infrastruktur jalan di desanya. Padahal ini adalah akses utama masyarakat," ujar Jibril yang juga merupakan kader GRD.
"Sampai hari ini masyarakat terus menderita karena itu adalah akses vital bagi masyarakat seluruh wilayah hamente Rego khususnya," pungkasnya.
Lebih lanjut, Jibril mengatakan bahwa sampai hari ini masyarakat belum mengetahui apa alasan pemerintah Desa Rego untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak parah.
Menurutnya, setiap tahun anggaran Dana Desa dari pusat untuk pembangunan dari Desa ke Kota, namun yang ada tidak sesuai harapan masyarakat.
"Dengan kondisi ini kami duga ada praktik korupsi di Desa. Bahkan yang terbaru kepala desanya tersandung kasus dugaan korupsi dana desa, namun tidak ada progres terkait kasusnya sampe hari ini. Dipastikan kami akan kawal sampai tuntas," tegas Jibril.
"Dengan kondisi ini kami duga ada praktik korupsi di Desa. Bahkan yang terbaru kepala desanya tersandung kasus dugaan korupsi dana desa, namun tidak ada progres terkait kasusnya sampe hari ini. Dipastikan kami akan kawal sampai tuntas," tegas Jibril.
*(red)



