![]() |
| Foto : Kalvin Kalvares (Ist) |
Oleh: Kalvin Kalvares
[Aktivis/Tokoh Muda Kecamatan Cibal ]
Namun, di Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, pembangunan Infrastruktur hanyalah sebatas janji kosong dan jauh dari harapan.
Masyarakat justru masih dihadapkan pada realitas ketimpangan pembangunan infrastruktur yang belum merata.
Banyaknya jalan rusak di sejumlah wilayah Kecamatan Cibal menjadi bukti nyata bahwa aksesibilitas masyarakat masih jauh dari harapan.
Masyarakat seolah belum mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah Daerah Manggarai.
Jalan yang seharusnya menjadi penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik justru menjadi hambatan bagi warga dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Pada musim hujan, banyak ruas jalan yang sulit dilalui sehingga menghambat distribusi hasil pertanian dan memperlambat mobilitas masyarakat.
Akibatnya, masyarakat harus menanggung biaya ekonomi yang lebih besar akibat buruknya infrastruktur yang semestinya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Ironisnya, Kecamatan Cibal merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan.
Namun, potensi tersebut sulit berkembang secara maksimal karena minimnya dukungan infrastruktur yang memadai.
Hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat sering kali mengalami kendala dalam pemasaran akibat akses jalan yang tidak layak.
Hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat sering kali mengalami kendala dalam pemasaran akibat akses jalan yang tidak layak.
Situasi ini tentu menjadi pertanyaan besar mengenai arah dan prioritas pembangunan daerah yang selama ini dijalankan.
Pemerintah Daerah Manggarai perlu menyadari bahwa pembangunan bukan sekadar seremonial peresmian proyek atau penyampaian angka-angka capaian dalam laporan tahunan.
Pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ketika rakyat masih mengalami kesulitan mengakses layanan dasar akibat buruknya infrastruktur, maka keberhasilan pembangunan patut dipertanyakan.
Kritik ini bukanlah bentuk kebencian terhadap pemerintah, melainkan suara kepedulian masyarakat yang menginginkan perubahan nyata.
Kritik ini bukanlah bentuk kebencian terhadap pemerintah, melainkan suara kepedulian masyarakat yang menginginkan perubahan nyata.
Pemerintah harus membuka mata terhadap kondisi riil yang dialami masyarakat Cibal.
Perencanaan pembangunan harus dilakukan secara adil dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini masih kurang mendapatkan perhatian.
Sudah saatnya Pemerintah Daerah Manggarai menjadikan persoalan infrastruktur di Kecamatan Cibal sebagai salah satu prioritas utama.
Masyarakat tidak membutuhkan janji yang terus diulang setiap tahun, melainkan tindakan nyata yang mampu menjawab kebutuhan mereka.
Jalan yang layak, jembatan yang aman, serta sarana pendukung lainnya bukanlah sebuah kemewahan, melainkan hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi oleh negara melalui pemerintah daerah.
Apabila persoalan infrastruktur ini terus diabaikan, maka kesenjangan pembangunan akan semakin melebar dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan terus menurun.
Pemerintah Daerah Manggarai harus segera mengambil langkah yang konkret dan tdemi memastikan bahwa pembangunan benar-benar hadir untuk seluruh rakyat.
Perencanaan pembangunan harus dilakukan secara adil dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini masih kurang mendapatkan perhatian.
Sudah saatnya Pemerintah Daerah Manggarai menjadikan persoalan infrastruktur di Kecamatan Cibal sebagai salah satu prioritas utama.
Masyarakat tidak membutuhkan janji yang terus diulang setiap tahun, melainkan tindakan nyata yang mampu menjawab kebutuhan mereka.
Jalan yang layak, jembatan yang aman, serta sarana pendukung lainnya bukanlah sebuah kemewahan, melainkan hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi oleh negara melalui pemerintah daerah.
Apabila persoalan infrastruktur ini terus diabaikan, maka kesenjangan pembangunan akan semakin melebar dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan terus menurun.
Pemerintah Daerah Manggarai harus segera mengambil langkah yang konkret dan tdemi memastikan bahwa pembangunan benar-benar hadir untuk seluruh rakyat.
Masyarakat Kecamatan Cibal selama ini menunggu keadilan pembangunan bukan hanya sebatas janji-janji kosong. **
(AR)



