Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita


Alumni Layangkan Mosi Tidak Percaya Terhadap Formatur IKA HIPMA KT

June 27, 2026 Last Updated 2026-06-27T08:45:55Z

Foto : Ist.
Corong Demokrasi,- Dinamika kembali terjadi ditubuh alumni Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kutai Timur (HIPMA-KT). Pasalnya beberapa mid formatur hasil Musyawarah Besar 1 dan demisioner Ketua Cabang HIPMA-KT melayangkan mosi tidak percaya terhadap formatur terpilih dan pengurus yang terbentuk.

Adapun poin-poin dalam mosi tidak percaya tersebut, yakni menyatakan:

1. Terkait perkembangan Hasil Musyawarah Besar I IKA HIPMA-KT yang dilaksanakan pada tanggal 30 April 2026, Tempat Hotel Royal Victoria Sangatta, Kutai Timur, sudah tidak sesuai dengan hasil kesepakatan.

2. Sebagaimana hasil rapat pleno penetapan pengurus IKA HIPMA-KT periode 2026-2029 yang dilaksanakan tim formature pada tanggal 1 Mei 2026, Bertempat di Coffee Time Sangatta, Kutai Timur terindikasi diingkari.

3. Adanya Upaya yang kami anggap melanggar kesepakatan Bersama perihal penetapan struktur pengurus.

4. Formatur terpilih tidak mencerminkan semangat awal pembentukan Ikatan Alumni sebagai wadah silaturahmi.

5. Terdapat perkataan yang dilontarkan Formatur terpilih yang kami anggap melanggar etika organisasi dengan berbuat sewenang-wenang di dalam grup Whatsapp.

6. Perkataan Formatur Terpilih mereduksi keberadaan perwakilan cabang sebagai mid formatur untuk menyepakati Keputusan secara kolektif.

7. Kami berharap pemilihan ulang dengan konsep presidium, agar organisasi ini berjalan sebagai wadah silaturahmi.

8. Dalam Proses Pencalonan Ketua Umum di Musyawarah Besar yang dilaksanakan di Hotel Victoria, berlangsung tanpa ada kriteria dan pengumpulan berkas calon.

9. ⁠Perlu dilakukan verifikasi lebih lanjut karena terdapat indikasi bahwa yang menjadi pengurus IKA HIPMA-KT bukan berasal dari ALUMNI HIPMA-KT.

10. Demi menjaga kesinambungan dan marwah organisasi IKA HIPMA-KT, diharapkan proses proses pembentukan IKA HIPMA-KT dapat di kembalikan kepada Pengurus HIPMA-KT PUSAT untuk dilakukan penataan ulang sesuai aturan organisasi yang sebagai mana mestinya dan di atur sesuai kesepakatan setiap cabang.

Ir. Aufa Fadhillah, S.Pwk, selaku mid formatur hasil musyawarah besar meminta maaf atas terpilihnya formatur yang tidak sesuai dengan kriteria.

"Setelah mendengar beberapa masukkan dari senior, saya merasa bersalah. Terlebih adanya perubahan-perubahan dalam struktur pengurus yang dilakukan tanpa dasar organisasi. Mengingat dan menimbang dalam mubes kemarin tidak diselesaikan atau dirampungkannya AD/ART organisasi," ucap Aufa dalam keterangannya yang diterima Corong Demokrasi, Sabtu (27/06/2026).

"Kami sebagai penggagas awal Mubes 1 IKA HIPMA-KT menyayangkan sikap beberapa oknum yang membuat arah organisasi ini melenceng. Bahkan beberapa pengurus dalam IKA HIPMA-KT kemarin banyak yang bukan Alumni HIPMA-KT perwakilan cabang. Maka sebagai bentuk tanggung jawab moril dan menyelamatkan marwah Alumni HIPMA-KT, kami kembalikan proses ini ke Pengurus HIPMA-KT Pusat untuk membentuk kongres," tegasnya.

*(red)


×
Berita Terbaru Update