Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita


Layanan Publik Lumpuh Akibat Mogok Kerja Pegawai, PC SEMMI: Ini Bukan Bantaeng Bangkit, Tapi Bantaeng Mundur

March 11, 2026 Last Updated 2026-03-11T07:23:33Z

Foto : Ist.
Corong Demokrasi,- Ketua Umum Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PC SEMMI) Kabupaten Bantaeng, Tiwa Jalapala, mengeluarkan pernyataan sikap keras menanggapi fenomena pemogokan kerja yang dilakukan oleh sejumlah pegawai di berbagai instansi lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Aksi mogok ini diduga kuat merupakan buntut dari ketidakpuasan terkait kebijakan penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW).

Kondisi ini menyebabkan terhentinya pelayanan administrasi dan publik di beberapa titik, yang memicu keluhan luas dari masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Ketua PC SEMMI Bantaeng mendesak Bupati Bantaeng untuk segera mengambil langkah konkret dan tidak membiarkan persoalan ini berlarut-larut.

"Kami melihat adanya kegagalan komunikasi dan manajerial dalam proses penempatan PPPK-PW ini. Jika pelayanan kepada masyarakat sampai terhenti karena pegawai mogok, maka jargon 'Bantaeng Bangkit' hanyalah isapan jempol belaka. Fakta di lapangan justru menunjukkan Bantaeng sedang melangkah mundur," tegas Ketua PC SEMMI Bantaeng dalam keterangan persnya, Rabu (11/03/2026).

PC SEMMI Bantaeng menilai bahwa kebijakan kepegawaian seharusnya menjadi solusi untuk memperkuat birokrasi, bukan malah menciptakan kegaduhan internal yang mengorbankan hak-hak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik.

"Bupati Bantaeng harus segera memanggil instansi terkait dan menyelesaikan akar masalahnya. Jangan biarkan ego sektoral atau ketidaksiapan sistem menghambat pelayanan rakyat. Bantaeng tidak akan bisa maju jika mesin birokrasinya sedang mogok dan tidak sinkron,"tambahnya.

Di akhir pernyataannya, PC SEMMI Bantaeng menegaskan akan terus mengawal isu ini dan memberikan peringatan bahwa jika dalam waktu dekat pelayanan publik tidak kembali normal, mereka tidak akan ragu untuk turun ke jalan guna menyampaikan aspirasi masyarakat yang merasa dirugikan.

*(red)


×
Berita Terbaru Update