Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita


Pertumbuhan Ekonomi Kab. Bantaeng Anjlok, SRS Tuntut Evaluasi Total Pemda

March 04, 2026 Last Updated 2026-03-04T13:58:24Z

Foto : Ist.
Corong Demokrasi,- Solidaritas Rakyat Sul-Sel (SRS) menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi ekonomi Kabupaten Bantaeng yang saat ini berada di titik nadir. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Bantaeng pada tahun 2025 tercatat hanya sebesar 2,56%, menjadikannya yang terendah di seluruh Provinsi Sulawesi Selatan.

Sekretaris Umum SRS, Alif Maulana, menegaskan bahwa angka ini bukan sekadar statistik, melainkan sinyal bahaya bagi kesejahteraan masyarakat. Penurunan tajam dari masa kejayaan beberapa tahun lalu dimana Bantaeng sempat memimpin dengan pertumbuhan 15,45% menunjukkan adanya kegagalan struktural dalam pengelolaan ekonomi daerah.

"Sangat ironis melihat Bantaeng yang dulunya menjadi percontohan ekonomi nasional, kini justru terperosok ke urutan buncit di Sulawesi Selatan. Pertumbuhan yang hanya 2,56% ini jauh di bawah rata-rata provinsi dan merupakan tamparan keras bagi kepemimpinan daerah saat ini," tegas Alif Maulana.

Menurut hasil analisis kami di Solidaritas Rakyat Sul-Sel, anjloknya pertumbuhan ekonomi ini diduga kuat akibat stagnasi sektor utama, ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan sektor-sektor penggerak ekonomi paska-pandemi.

Penurunan daya beli, inflasi dan rendahnya daya beli masyarakat yang tidak teratasi dengan kebijakan intervensi yang efektif. Dan Ketidakpastian investasi, kurangnya inovasi dalam menarik dan mempertahankan investasi yang berkualitas di wilayah Bantaeng.

Atas kondisi tersebut, kami atas nama Solidaritas Rakyat Sul-Sel menuntut tegas:

1. Transparansi dan akuntabilitas, segera berikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai penyebab utama kemerosotan ini.

2. Evaluasi Kinerja OPD, melakukan audit kinerja terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang bertanggung jawab atas sektor ekonomi dan investasi.

3. Stimulus Ekonomi Kerakyatan, merumuskan kebijakan darurat untuk membangkitkan ekonomi di tingkat akar rumput guna mencegah peningkatan angka kemiskinan.

"Kami tidak akan tinggal diam melihat Bantaeng terus merosot. Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, Kami atas nama lembaga Solidaritas Rakyat Sul-Sel akan melakukan konsolidasi lebih besar untuk menuntut perbaikan nyata bagi seluruh warga Bantaeng," tutup Alif Maulana.

*(red)


×
Berita Terbaru Update